Royke Joseph: Pelatihan Anyaman Rotan Diharapkan Lahirkan Perajin Baru dan Perkuat UMKM Murung Raya
Puruk Cahu, Benuapos24.com – Kepala Bidang Perindustrian DiskopUKMPerindag Kabupaten Murung Raya, Royke Joseph Bastiaans, mewakili Kepala DiskopUKMPerindag Kabupaten Murung Raya, mengatakan pelatihan anyaman rotan yang dilaksanakan di Kecamatan Laung Tuhup merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru di sektor kerajinan.
Hal tersebut disampaikan Royke saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2026), terkait pelaksanaan Pelatihan Anyaman Rotan yang berlangsung di Kecamatan Laung Tuhup pada 23–26 Juli 2026.
Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah rotan menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan melestarikan kerajinan anyaman rotan sebagai warisan budaya lokal, membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Murung Raya.
"Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan menganyam rotan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga," ujar Royke.
Ia menjelaskan, pelatihan diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Laung Tuhup. Peserta terdiri atas perajin rotan, pelaku UMKM, ibu rumah tangga, pemuda, serta masyarakat yang memiliki minat mempelajari kerajinan anyaman rotan.
Selama empat hari pelatihan, peserta memperoleh materi mulai dari pengenalan jenis-jenis rotan, teknik pengolahan bahan baku, teknik dasar hingga lanjutan menganyam, pembuatan berbagai produk kerajinan, teknik finishing, pengendalian kualitas produk, hingga strategi pemasaran agar produk mampu bersaing di pasar. Materi disampaikan oleh perajin rotan berpengalaman dan tenaga ahli di bidang kerajinan anyaman.
Royke berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menghasilkan produk anyaman rotan yang berkualitas, inovatif, dan memiliki nilai jual tinggi.
"Kami berharap lahir perajin-perajin baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mengangkat nama Kabupaten Murung Raya sebagai salah satu daerah penghasil kerajinan rotan unggulan di Kalimantan Tengah. Selain itu, kami berharap para peserta terus berinovasi agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional," pungkasnya.
(Sem Firdaus)
Posting Komentar