OJK dan Pemkab Murung Raya Gelar Edukasi Keuangan: ASN Jadi Agen Literasi
OJK dan Pemkab Murung Raya Gelar Edukasi Keuangan: ASN Jadi Agen Literasi
Puruk Cahu, Benuapos24 .com— Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama OJK Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Roadshow Literasi dan Edukasi Keuangan Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Gedung B, Puruk Cahu, pada Selasa (8 Juli 2025), dan diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) serta sejumlah pemangku kepentingan sektor keuangan.
Roadshow ini dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Batara, yang mewakili Bupati Murung Raya. Dalam sambutannya, Batara menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai pondasi ekonomi daerah yang sehat dan berkelanjutan.
Menurutnya, ASN perlu memahami dasar-dasar keuangan dan berhati-hati terhadap ancaman seperti investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga penipuan digital. Ia juga mengajak ASN untuk mencintai rupiah sebagai lambang kedaulatan ekonomi nasional.
> “Literasi keuangan bukan hanya soal mengatur uang gaji, tapi soal membangun ketahanan rumah tangga dan daerah. ASN juga bisa menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing,” ucap Batara.
Sementara itu, dari pihak OJK hadir langsung Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primando Febrian Aziz. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan seluruh stakeholder yang terlibat, termasuk Bank Indonesia, Bank Kalteng, dan BPJS Ketenagakerjaan.
> “OJK dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 dan memiliki tugas utama untuk mengatur, mengawasi, dan melindungi sektor jasa keuangan. Hal ini mencakup perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank seperti asuransi dan pembiayaan, termasuk perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen jasa keuangan,” ujar Primando.
Ia juga menyampaikan pesan agar ASN memahami perbedaan antara OJK dan lembaga keuangan lainnya, serta terus berhati-hati dalam memilih layanan keuangan.
> “Kami ingin ASN bisa menjadi bagian dari gerakan literasi keuangan, memahami risiko, dan membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Jangan sampai ada lagi yang tertipu investasi bodong atau pinjaman online ilegal, karena ini bisa berdampak besar terhadap keuangan keluarga dan masyarakat luas,” tambahnya.
Roadshow ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membentuk budaya keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di Murung Raya. Diharapkan, kegiatan semacam ini terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya para ASN yang menjadi ujung tombak pelayanan publik.
(Sem firdaus)
Posting Komentar