Ad

Krisis Air dan Kabut Asap Mengancam, Bupati Heriyus Pimpin Rapat Siaga Kekeringan

 


Puruk Cahu, Benuapos24.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E., memimpin rapat pembahasan rencana penetapan status siaga kemarau dan kekeringan di Kabupaten Murung Raya, Senin (14/9/2026).


Rapat yang berlangsung pukul 09.00 WIB di Aula Setda A tersebut dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Murung Raya, para camat, unsur TNI-Polri, serta tamu undangan lainnya.


Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah membahas kondisi kemarau panjang yang mulai berdampak terhadap ketersediaan air, kabut asap, serta berbagai aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Murung Raya.


Bupati Heriyus mengatakan kondisi saat ini perlu mendapat perhatian serius karena selain persoalan kabut asap, ketersediaan air di sejumlah wilayah juga semakin terbatas.


“Untuk status ini sudah cukup berat, sudah parah. Yang pertama masalah asap dan juga masalah air. Saya minta laporan dari para camat terkait kondisi di wilayah masing-masing,” ujar Heriyus.


Berdasarkan bahan pemaparan dalam rapat, pemantauan kekeringan dilakukan dengan melihat sejumlah indikator, mulai dari kondisi meteorologis, hidrologis, dampak terhadap masyarakat, kebutuhan, kapasitas daerah hingga rekomendasi status.


Data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut yang diperbarui 10 September 2026 menunjukkan sebagian wilayah Murung Raya mengalami hari tanpa hujan dengan kategori sangat pendek, yakni 1–5 hari, sementara sebagian wilayah lainnya masuk kategori sangat panjang, yakni 31–60 hari. Analisis curah hujan Dasarian I September juga menunjukkan Murung Raya berada pada kategori rendah, yakni 0–50 milimeter.


Kondisi tersebut turut terlihat dari menurunnya debit sejumlah sumber air. Dalam pemaparan rapat ditampilkan kondisi muka air di Dermaga Tumbang Lahung, Kecamatan Permata Intan, pada 14 September 2026, serta kondisi muka air di Dermaga Putir Sikan, Puruk Cahu, pada 12 September 2026.


Heriyus menyebut keterbatasan air mulai dirasakan masyarakat, termasuk menurunnya ketersediaan air dari sungai-sungai kecil dan sumur bor. Kondisi tersebut juga menjadi perhatian terhadap pelayanan air bersih.


“Yang kita khawatirkan sekarang air. Sungai-sungai kecil sudah hampir tidak ada, begitu juga sumur bor, banyak yang sudah kering,” katanya.


Selain kekeringan, Bupati juga menyoroti aktivitas penambangan di sekitar aliran sungai yang dinilai berpotensi memengaruhi kualitas dan ketersediaan air. Ia meminta para camat melaporkan apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu sumber air masyarakat.


“Kalau ada video-videonya, tayangkan saja. Saya juga minta dari Forkopimda untuk bersama-sama nanti mengatasi hal ini,” tegasnya.


Menurut Heriyus, aktivitas penambangan di tengah sungai perlu menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan pencemaran apabila menggunakan bahan kimia yang kemudian terbawa ke aliran sungai.


Ia menegaskan pemerintah tidak semata-mata melarang aktivitas masyarakat, tetapi perlu melihat dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan kepentingan masyarakat luas, terutama ketika sumber air semakin terbatas.


Sementara itu, dampak kekeringan yang dibahas dalam rapat mencakup terganggunya pemenuhan kebutuhan air minum, memasak, mandi dan sanitasi, penurunan produktivitas pertanian dan peternakan, gangguan aktivitas ekonomi serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).


Rapat tersebut selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian kondisi masing-masing wilayah oleh para camat dan pembahasan bersama untuk menentukan langkah serta rekomendasi penanganan, termasuk rencana penetapan status siaga kemarau dan kekeringan di Kabupaten Murung Raya.


(Sem Firdaus)

Baca Juga:
https://www.benuapos24.com/2026/09/krisis-air-dan-kabut-asap-mengancam.html

Berita Terbaru

  • Krisis Air dan Kabut Asap Mengancam, Bupati Heriyus Pimpin Rapat Siaga Kekeringan
  • Krisis Air dan Kabut Asap Mengancam, Bupati Heriyus Pimpin Rapat Siaga Kekeringan
  • Krisis Air dan Kabut Asap Mengancam, Bupati Heriyus Pimpin Rapat Siaga Kekeringan
  • Krisis Air dan Kabut Asap Mengancam, Bupati Heriyus Pimpin Rapat Siaga Kekeringan
  • Krisis Air dan Kabut Asap Mengancam, Bupati Heriyus Pimpin Rapat Siaga Kekeringan
  • Krisis Air dan Kabut Asap Mengancam, Bupati Heriyus Pimpin Rapat Siaga Kekeringan

Posting Komentar

Ad
Ad